Banyak sekali masalah-masalah yang terjadi di negara ini yaitu Negara Indonesia. Salah satunya adalah masalah geng motor. Bisa dibilang geng motor termasuk sampah masyarakat karena merugikan Masyarakat, selalu bertindak negative. Karena itu geng motor di cap buruk oleh warga dan masyarakat. Pada saat ini geng motor sudah merambah ke kalangan siswa-siwa sekolah. Oleh karena itu, didalam artikel ini kita membicarakan “Menjadikan geng motor menjadi mitra masyarakat”. Pasti banyak yang bertanya-tanya . "geng motor jadi mitra masyarakat ???" dan mereka berpendapat tidak mungkin bisa menjadi mitra masyarakat.
Sesuai dengan yang kami cari di Media cetak bahwa geng motor tidak dapat menjadi mitra masyarakat karena menurut masyarakat geng motor sangat berbahaya sesuai dengan bukti yang ada di media cetak, geng motor serig melakukan perbuatan anarkis terhadap masyarakat yang dikenal bahkan yang tidak dikenalnya. Jika hasil dari mewawancarai petinggi-petinggi geng motor, Mereka mengemukakan bahwa sebenarnya geng motor tidak memiliki tujuan buruk. Namun anggotanya karena merasa memiliki derajat yang tinggi, banyak yang melakukan hal buruk seolah-olah mereka berkuasa. Walaupun mereka sebenarnya tidak memiliki kekuasaan tapi mereka berpikir mereka memiliki kekuasaan dan menyalah gunakan kekuasaan tersebut. Sedangkan hasil mewawancarai Aparat, Menurut kebanyakan polisi, geng motor memberikan dampak buruk terhadap masyarakat namun menurut polisi , geng motor dapat dijadikan mitra polisi. Salah satu contohnya, geng motor terkadang melaporkan kasus-kasus kepada polisi. Banyak sekali informasi yang kita dapat di internet yang berhubungan dengan geng motor, kesimpulan kami Geng motor dapat menjadi mitra masyarkat karena pada awalnya geng motor adalah sebuah klub untuk membentuk otomotif tetapi karena adanya oknum terjadilah perpecahan. Dulu biasanya yang melakukan tindakan anarki adalah anggota baru dari geng motor tersebut yang menenjukan eksistensinya sebagai anak geng motor. Tapi sekarang disalah gunakan. Kami pun mencoba mencari maslah - maslah yang bersangkutan dari berbagai media :
Media cetak :
Salah satu media cetak yang berjudul "Kapolres Menembak Geng Motor !"
Di Media cetak tersebut menceritakan bahwa geng motor yang berjumlah 7 anggota XTC tiba-tiba saja mengahajar warga Kampung Mekarrasa tanpa alasan yang jelas. Warga pun sudah menindak tegas dengan melaporkan kejadian tersebut pada polisi. Dan polisi pun menindak mereka dengan menembak salah satu anggota Geng motor XTC tersebut. Polisi Berpendapat
"Kami bisa melakukan tembak ditempat, kami tidak ingin warga kabupaten bandung menjadi resah dengan aksi geng motor yang berutal"
Media Elektronik :
Di media elektronik lebih tepatnya internet, banyak tulisan-tulisan yang menyatakan bahwa geng motor bisa menjadi mitra masyarakat. Contohnya di artikel yang berjudul " Geng motor Bandung : "Dekati Bukan Tembak Mereka"
Di artikel tersebut mnyatakan bahwa pemerintah dapat menjadikan geng motor sebagai Mitra masyarakat. Dengan cara mendekati mereka. Maksudnya mendekati adalah membujuk tapi jika tetap tidak jera bujukan tersebut dapat diiringi dengan Kekerasan atau tindakan yang lebih tegas.
Polisi sering sekali mengadakan razia geng motor
![]() | |
| anggota xtc yang tertangkap |
Wawancara Aparat :
Kami mencoba wawancara salah satu Aparat kepolisian "deni Rusnandar S.H". Beliau berpendapat bahwa pihak kepolisian sering sekali menindak geng motor tersebut dengan merazia. Razia merupakan salah satu cara mebujuk geng motor agar bisa menjadi mitra masayarakat. Geng motor sering beroperasi pada malam hari. Kebanyakan dari geng motor adalah siswa-siswa sekolah. Polisi masih berharap bahwa geng motor dapat menjadi mitra masyarakat.
anak" muda jaman sekarang mainannya udah motor dulu kan motor"an main"an hehe:)
Bahkan ada salah satu anggot geng motor yang sudah berusia Lanjut .
Wawancara Narasumber :
Kami mewawancarai salah satu ketua dari anggota geng motor Brigez. Beliau berpendapat bahwa geg motor bisa saja menjadi mitra masyarakat. Tetapi masyarakat sudah mencap buruk geng motor sebagai orang-orang yang selalu bertindak negatif sehingga mereka pun tidak berkeinginan untuk melakukan hal yang positive.
Dari masalah tersebut kami menyimpulkan bahwa seharusnya Ketua geng motor yang bersangkutan bisa lebih bertanggung jawab terhadap anak buahnya agar gengnya tidak dianggap buruk oleh warga dan masyarakat semuanya. Salah satunya meluangkan waktu untuk ikut berpatisipasi dalam kebersihan, melakukan gotong royong bersih-bersih. Dengan cara seperti itu Geng motor sedikit bisa diakui sebagai mitra masyarakat di mata masyarkat. Pemerintah sudang sangat sering sekali menindak anggota-anggota geng motor yang berbuat tidak baik seperti razia. Tetapi anggota-anggota tersebut masih belum jera. Oleh karena itu, pemerintah butuh kebijakan baru untuk menanggapi anggota-anggota geng motor nakal tersebut. Masyarakat pun ikut berpatisipasi terhadap kebijakan pemerintah. Masyarakat ikut membatu, salah satunya melaporkan anggota-anggota geng motor nakal tersebut pada polisi.
from: 2 ipa 2 "angkatan 2009-2010"





Tidak ada komentar:
Posting Komentar